Sumur bor yang dikenal masyarakat saat ini terdiri atas berbagai macam model dengan metode pengerjaan yang berbeda pula. Umumnya yang menjadi penentu metode yang digunakan dalam pembuatan sumur bor yaitu mesin bor serta tingkat kedalaman demi mendapatkan air bersih. Salah satu yang cukup menarik saat ini adalah sumur bor artesis. Lantas bagaimana cara kerja sumur ini?
 

Mengenal Sumur Artesis dan Aplikasinya untuk Memenuhi Kebutuhan Air

Sebenarnya artesis merupakan air yang berada sangat dalam di bawah tanah, di bawah lapisan air tanah dangkal. Agar dapat keluar ke permukaan, air artesis membutuhkan tekanan alami dari dalam tanah. Air artesis membutuhkan ruang hampa di dalam tanah dengan tekanan yang sangat kuat hingga mampu mendorong air sampai ke permukaan tanah. Sumur artesisi murni masih bisa ditemukan di kawasan lereng gunung maupun pegunungan.
 
sumur bor artesis
 
Sementara untuk penerapannya pada sumur, pembuatan sumur menggunakan pompa celup submersible yang diletakkan di bawah permukaan tanah. Sehingga pompa tidak terlihat dan mirip dengan sumur artesisi murni yang tidak menggunakan pompa. Metode pembuatan sumur semacam ini kemudian dikenal dengan sumur bor artesis. Pompa yang ditanam di dalam tanah tersebut juga memiliki karakteristik yang lebih senyap. 
 
Sementara untuk segi kedalaman yang bisa dicapai oleh sumur bor ini bisa mencapai hingga 60 meter atau lebih menyesuaikan dengan letak sumber akuifer air yang dapat diperkirakan melalui survey geolistik.  Dengan posisi pompa yang bisa lebih turun di kedalaman tertentu, maka jangkauan kedalaman sumber air pun bisa lebih maksimal. Hal yang menentukan ini tentu saja hanya bisa didapat dari survey oleh tenaga ahli ataupun didasarkan pada kondisi alam.
 
 
Apabila Anda memutuskan untuk membuat sumur artesis semacam ini, tentunya sudah menerapkan beberapa metode pengamatan terlebih dahulu terhadap kondisi sumber air di tempat Anda. Selain itu, Anda juga perlu mengetahui bahwa pembuatan sumur artesis ini membutuhkan perijinan dinas terkait sebab Anda akan melakukan pengeboran yang sangat dalam yang mungkin saja memiliki berbagai macam resiko terhadap keselamatan dan keamanan lingkungan.
 
Selain masalah perijinan, Anda juga perlu memastikan bahwa pihak yang mengerjakan sumur artesis Anda menggunakan mesin yang memadai. Dalam artian alat yang digunakan memiliki kemampuan untuk menghasilkan sumur dengan kapasitas optimal. Misalnya dengan menanyakan apakah pihak penyedia jasa menggunakan mesin yang benar-benar kuat untuk menembus kedalaman dan memecah batuan yang mungkin ditemui selama proses pengeboran sehingga Anda  bisa mendapatkan sumber air yang benar-benar berkualitas dan memadai.
 
Kedua hal yang perlu diperhatikan di atas tentu saja tak lepas dari biaya. Maka dari itu, Anda perlu membuat anggaran terlebih dahulu agar bisa didapatkan perkiraan sumur artesis macam apa yang bisa Anda dapat dari dana yang ada. Siapkan pula dana lebihan untuk berjaga-jaga seandainya terdapat kedala selama proses pengebiran. Tentu Anda tidak ingin proyek menjadi terbengkalai karena masalah dana bukan?
 
Demikianlah penjelasan tentang sumur bor yang dikenal masyarakat dengan nama artesis. Dengan mengetahui mekanisme dan faktor penting yang menentukan hasilnya, diharapkan Anda bisa mendapatkan solusi penyediaan sesuai kebutuhan.